Pemahaman dasar mengenai manajemen keuangan sebagai bagian penting dalam pengelolaan organisasi, khususnya lembaga pendidikan. Manajemen keuangan dipahami sebagai proses perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan terhadap sumber daya keuangan agar digunakan secara optimal. Peran dan tujuan pengelolaan keuangan ditekankan pada upaya menjaga stabilitas, keberlanjutan, serta efektivitas organisasi.
Pembahasan diarahkan pada fungsi-fungsi utama manajemen keuangan yang berkaitan dengan pengendalian likuiditas, pencapaian surplus yang wajar, dan fungsi manajerial secara menyeluruh. Konsep konsep tersebut tidak hanya relevan dalam dunia bisnis, tetapi juga diterapkan pada berbagai sektor seperti pemerintahan, kesehatan, organisasi nirlaba, dan pendidikan. Perencanaan keuangan menjadi fokus penting melalui pembahasan anggaran, analisis titik impas, tingkat leverage, dan pengukuran hasil investasi.
Buku ini kemudian memusatkan perhatian pada manajemen keuangan pendidikan sebagai upaya strategis dalam mendukung mutu dan keberlanjutan layanan pendidikan. Pengelolaan keuangan pendidikan dibahas dari aspek definisi, ruang lingkup, dan tujuan yang menekankan efisiensi serta keberpihakan pada kepentingan peserta didik. Prinsip keadilan, transparansi, akuntabilitas, efektivitas, dan efisiensi dijadikan landasan utama dalam setiap pengelolaan dana pendidikan. Anggaran pendidikan diposisikan sebagai instrumen perencanaan dan pengendalian yang mencerminkan prioritas kebijakan lembaga.
Buku ini menekankan pentingnya karakteristik pengelolaan keuangan pendidikan yang berorientasi pada pemerataan, keberlanjutan, serta pengawasan yang kuat. Berbagai bentuk penyusunan anggaran dan mekanisme pelaporan keuangan disajikan untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas publik.
