Di balik senyum lembutnya, Ustadzah Laila Rahma menyimpan jejak kehidupan yang penuh luka dan ketabahan. Dua kali ia kehilangan suami, dua kali ia menyaksikan dunianya runtuh. Namun setiap kali ia terjatuh, ia bangkit kembali—demi anak-anaknya, demi masa depan yang harus ia perjuangkan, dan demi iman yang selalu menguatkannya.
Perempuan Berhati Baja mengikuti perjalanan seorang wanita yang ditempa oleh kehilangan, kesendirian, dan perjuangan tanpa henti. Dari doa-doa panjang di malam sunyi, dari dapur sederhana hingga ruang rumah sakit tempat ia melepaskan orang tercinta, Laila belajar bahwa kekuatan sejati lahir dari hati yang berserah namun tetap bertahan. Ia bekerja, mengajar, berdagang, dan menjadi ayah sekaligus ibu bagi anak-anaknya.
Namun ketika ia mulai menemukan kembali ketenangannya, muncul pertanyaan besar, apakah Laila akan kembali menemukan cinta? Apakah luka yang begitu dalam bisa benar-benar sembuh? Siapakah yang kelak akan menjadi sandaran hatinya? Dan pada akhirnya… apakah hati baja itu akan kembali luluh oleh takdir yang telah Allah siapkan?
